Bahasaprogram C++ adalah penerus bahasa program C yang merupakan termasuk bahasa pemrograman tingkat menengah. Pencipta bahasa program C adalah Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ritchie pada tahun 1972. Sedangkan C++ diciptakan satu dekade setelah C oleh Bjarne Stroustroup dari Laboratorium Bell, AT&T pada tahun 1983. Bahasapemrograman komputer yang kita kenal antara lain adalah Java, Visual Basic, C++, C, Cobol, PHP, .Net, dan ratusan bahasa lainnya. Namun tentu saj a Scratchadalah bahasa pemrograman yang umum digunakan di lingkungan taman kanak-kanak hingga sekolah menengah (misalnya Baytak & Land, 2011; Kafai, Fields, & Burke, 2010; Tangney, Oldham, Conneely, Barrett, & Lawlor, 2010; Theodorou & Kordaki, 2010). .. yang merupakan cara yang baik untuk memahami bagaimana siswa TK hingga SMA Danyang terakhir adalah bidang decision theory dengan kupasan tentang bagaimana agent harus menentukan strategi dalam menjalankan tugas secara mandiri (autonomously). 5. BAHASA PEMROGRAMAN. Pada bagian ini akan dibahas tentang bahasa pemrograman yang banyak dipakai untuk tahap implementasi dari software agent. Klasifikasimerupakan suatu cara yang sistematis dalam mempelajari suatu objek, misalnya makhluk hidup, dengan memperhatikan persamaan dan perbedaan ciri dan sifat yang tampak. Dalam klasifikasi diperlukan suatu metode penamaan ( nomen klatur) sehingga objek studi dapat disederhanakan. Ilmu yang mempelajari klasifikasi disebut taksonomi. KlasifikasiData. Informasi memiliki hubungan atau relasi yang dekat dengan data karena Informasi berasal dari data. Oleh karena itu, berikut ini akan dijelaskan pengertian data menurut ahli sistem yakni The Liang Gie, bahwa data adalah hal, peristiwa, atau kenyataan lain apapun yang mengandung sesuatu pengetahuan untuk dijadikan sebagai bahan menyusun Sebab flowchart dapat menciptakan hasil yang berkualitas berdasarkan prosedur yang berperan dalam penentuan integritas dari proses tersebut. 3. Memodelkan Proses Bisnis. Proses bisnis yang dimaksud bukan hanya berkaitan dengan keuntungan, melainkan serangkaian tugas baik itu yang sederhana sampai yang rumit juga termasuk kedalam BahasaPemrograman adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer yang merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik Untuk Klasifikasi Bahasa Pemrograman dibagi menjadi 5 bagian. 1. Berikut hal-hal yang merupakan tantangan dalam dunia teknologi informasi di Indonesia : Peningkatan produktivitas KlasifikasiBahasa Pemrograman dibagi menjadi beberapa generasi, yaitu sebagai berikut: 1. Bahasa Generasi Pertama a. Berorientasi pada mesin. b. Disusun dengan menggunakan Bahasa Mesin. c. Sulit dipahami dan membosankan. d. Eksekusinya sangat cepat. e. Sangat bergantung pada mesin (machine dependent). 2. Bahasa Generasi Macammacam bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah sebagai berikut: 1. C++ (Turbo C++) C++ adalah bahasa pemrograman yang dibuat oleh Bjarne Stroustrup dan merupakan pengembangan dari bahasa C yang dikembangkan terlebih dahulu pada d10tSji. Apakah kamu programmer pemula yang baru mulai belajar beragam bahasanya? Kamu perlu memahami berbagai jenis bahasa yang berbeda dalam pemrograman. Secara umum, ada tiga kelompok bahasa programming yang berbeda. Apa saja ketiga bahasa ini? Apa fungsi dari masing-masing disertai dengan perbedaannya? Glints sudah merangkum informasinya dari Geeks for Geeks dan Code Snail, hanya untukmu. 1. Programming Language © Jenis bahasa dalam pemrograman yang pertama adalah programming language. Apabila kamu mengobrol dengan seseorang, kamu mungkin menggunakan bahasa Indonesia. Akan tetapi, bahasa biasa tak semudah itu dipahami oleh komputer. Oleh karena itu, programming language hadir sebagai cara seorang programmer berkomunikasi dengan sebuah komputer. Misalnya, seorang programmer ingin mengajari komputer bagaimana cara melakukan cut dan copy suatu dokumen. Program dari keduanya akan dituliskan dengan cara yang berbeda, karena proses dan hasil akhirnya berbeda. Setelah suatu dokumen di-cut, ia akan berpindah lokasinya dari yang semula ke lokasi baru. Berbeda dengan copy, dokumen hanya akan diduplikasi ke lokasi baru, dan dokumen akan tetap utuh di lokasi yang lama. Melalui programming language, seorang programmer memberi tahu komputer apa yang harus ia lakukan apabila diminta untuk mengerjakan suatu hal tertentu. Contoh dari programming language adalah Java, C, C++, C, dan lain-lain. Baca Juga Mengenal Framework PHP dan 7 Pilihan Terbaiknya Untukmu 2. Scripting Language © Selanjutnya, ada scripting language yang juga harus kamu pahami. Salah satu jenis bahasa dalam pemrograman ini sejatinya bagian dari programming language. Perbedaannya terletak pada proses eksekusi dari program yang sudah ditulis. Programming language dibaca oleh komputer dengan cara mengubahnya dulu ke bahasa mesin bahasa biner, terdiri dari angka 1 dan 0. Proses pengubahan bahasa oleh komputer ini disebut dengan compile. Sementara itu, scripting language tak perlu melalui proses ini. Ia dibaca oleh komputer baris demi baris. Masing-masing dari keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Kata Geeks for Geeks, programming language bisa berjalan lebih cepat karena diterjemahkan dulu ke bahasa mesin. Akan tetapi, menulis dengan programming language memakan waktu yang sangat lama dan panjang. Sementara itu, scripting language memakan waktu lama untuk diinterpretasikan oleh komputer. Meski begitu, ia dapat ditulis jauh lebih singkat sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga. Scripting language biasa digunakan untuk membuat suatu website. Contoh scripting language adalah JavaScript, PHP, Perl, dan lain-lain. Baca Juga Mengenali Perbedaan Bahasa Pemrograman Java dan JavaScript 3. Markup Language © Jenis bahasa dalam pemrograman yang terakhir adalah markup language. Programming language dan scripting language merupakan cara programmer mengajari komputer bagaimana harus menanggapi perintah. Nah, markup language bukan bahasa untuk mengajari komputer, melainkan cara untuk menggambar dan menulis suatu halaman website. Halaman website tidak bisa ditulis layaknya menulis di atas kertas. Oleh karena itu, halaman website ditulis dengan markup language. Saat kamu mengakses suatu website melalui aplikasi browser, yang akan dikirimkan padamu sejatinya banyak tulisan yang ditulis dengan markup language. Aplikasi browser yang akan menerjemahkan markup language ini, sehingga tampilan website menjadi rapi dan menarik. Contoh dari markup language adalah HTML, CSS, XML, dan lain-lain. Penutup Melalui paparan tadi, dapat disimpulkan bahwa markup language adalah bagian yang berbeda dengan programming language dan scripting language. Sementara itu, scripting language adalah bagian dari programming language yang digunakan untuk tugas-tugas tertentu karena memiliki cara interpretasi yang berbeda. Apabila kamu masih bingung, ilustrasi ini mungkin akan membantu © Gunakan bahasa-bahasa ini sesuai dengan tujuan awal programming-mu, ya! Baca Juga Panduan Belajar Bahasa Pemrograman Ruby Disertai Contohnya Itulah berbagai jenis bahasa dalam pemrograman. Mungkin, semuanya terkesan sangat banyak dan rumit. Akan tetapi, memahami perbedaan ketiganya adalah langkah awal yang baik untuk programmer pemula sepertimu. Apakah kamu ingin mendapat lebih banyak tips dan informasi seputar programming atau karier dan pengembangan diri secara umum? Kamu bisa mendapatkannya secara cuma-cuma dengan berlangganan newsletter Glints. Daftar sekarang! Programming vs Markup vs Scripting Languages Pengertian dan Klasifikasi Bahasa PemrogramanPengertian dan Klasifikasi Bahasa PemrogramanPengertian dan Klasifikasi Bahasa PemrogramanPengertian dan Klasifikasi Bahasa PemrogramanRelated PapersMembahas tentang pemrograman dan bahasa pemrogramanBahasa pemrograman merupakan kumpulan aturan yang disusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan pengguna komputer membuat program yang dapat dijalankan dengan aturan tersebut. Fungsi bahasa pemrograman yaitu memerintah komputer untuk mengolah data sesuai dengan alur berpikir yang kita inginkan. Keluaran dari bahasa pemrograman tersebut berupa program/ Dasar Embedded System Table of Contents−Apa Itu Bahasa Pemrograman?Jenis-Jenis Bahasa PemrogramanBahasa pemrograman tingkat rendah low-levelBahasa Pemrograman Tengah medium-levelBahasa pemrograman tingkat tinggi high-levelFungsi Bahasa PemrogramanSebagai komunikasi antara operator dan komputer atau mesinSebagai media programmer dalam mengembangkan aplikasiSebagai media pengguna dalam mengoperasikan komputer15+ Contoh Bahasa Pemrograman yang Perlu Anda Ketahui1. JavaScript2. Python3. SQL4. Java5. TypeScript6. C7. C++8. PHP9. C10. Go11. Kotlin12. Ruby13. Dart14. Swift15. R Bahasa pemrograman merupakan suatu istilah yang pasti sudah tidak asing lagi untuk kalian para programmer pemula. Apa sebenarnya bahasa pemrograman itu? Apa saja contohnya? Dan apa bedanya dengan bahasa-bahasa lain? Tenang saja, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskannya khusus untuk kalian. Oke, simak sampai selesai yuk Bahasa Pemrograman Pengertian, Jenis, dan Contohnya Apa Itu Bahasa Pemrograman? Berdasarkan laman resmi Tech Terms dan Hackr, pengertian bahasa pemrograman adalah sebagai berikut Sama seperti manusia, komputer pun membutuhkan bahasa agar bisa berkomunikasi. Gabungan berbagai kata dalam bahasa pemrograman akan dirangkai sampai mempunyai maksud, arti, dan juga simbol pada suatu hal tertentu. Selain itu, komputer juga mempunyai karakteristik yang sama. Terdapat banyak sekali komponen yang harus saling berkomunikasi antara satu sama lain sampai komputer bisa bekerja sebagaimana mestinya. Contohnya, bagaimana sebuah mikrofon bisa menangkap gelombang suara Anda lalu direkam dan disimpan di dalam komputer? Mikrofon akan berbicara melalui kabel bahwa terdapat informasi suara yang harus diteruskan kepada komputer. Komponen pada komputer ini akan memproses dan saling bicara sampai menjadi suatu dokumen yang memiliki isi suara. Nah, pembicaraan dan juga obrolan ini ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman. Dia ditulis oleh para programmer berupa urutan atau hal apa saja yang harus dilakukan oleh komputer saat ada manusia yang melakukan suatu kegiatan, termasuk dalam kegiatan perekaman suara. Sederhananya, bahasa pemrograman adalah serangkaian perintah dan instruksi milik komputer bila ada manusia yang melakukan interaksi dengannya. Jenis-Jenis Bahasa Pemrograman Secara umum, bahasa pemrograman dapat dibagi menjadi tiga level, yaitu level rendah low-level, level menengah medium-level, dan level tinggi high-level. Penjelasannya sebagai berikut Bahasa pemrograman tingkat rendah low-level Bahasa pemrograman tingkat rendah berisi instruksi untuk komputer yang menggunakan kode biner. Kode-kode ini diterjemahkan langsung oleh komputer tanpa harus melakukan proses kompilasi. Namun, level rendah ini memiliki banyak kekurangan sehingga pembuatan bahasa tingkat menengah dimungkinkan. Bahasa Pemrograman Tengah medium-level Bahasa pemrograman tingkat lanjut didefinisikan sebagai instruksi yang diberikan dalam bentuk kode mnemonik, seperti ADD, SUB, DIV, STOLOD, JMP, dan sebagainya. Bahasa tingkat menengah adalah jenis bahasa pemrograman yang menjadi penghubung antara bahasa tingkat rendah dan bahasa tingkat tinggi. Makanya, bahasa ini sering disebut dengan pseudo-language atau bahasa semu. Namun, tingkat menengah ini memiliki banyak kekurangan. Salah satunya harus terlebih dahulu diterjemahkan ke dalam bahasa mesin karena komputer hanya memahami penggunaan bahasa mesin. Assembler adalah istilah untuk bahasa assembler dari penerjemah dalam bahasa mesin. Bahasa pemrograman tingkat tinggi high-level Untuk mengatasi banyak kekurangan bahasa pemrograman tingkat menengah, bahasa pemrograman tingkat tinggi pun telah dibuat. Bahasa pemrograman tingkat tinggi ini berisi instruksi dalam bahasa alami, yang dipahami manusia seperti Bahasa Inggris atau Matematika. Fungsi Bahasa Pemrograman Fungsi bahasa pemrograman sebagai berikut Sebagai komunikasi antara operator dan komputer atau mesin Kalian sebagai operator dapat berkomunikasi dengan komputer atau mesin melalui bahasa pemrograman. Bahasa komputer menerjemahkan perintah dari operator ke dalam kode biner, yang kemudian dieksekusi oleh komputer atau mesin. Kode biner diterjemahkan oleh komputer untuk melakukan pekerjaannya sesuai dengan kehendak operator. Dengan bahasa komputer ini, operator dapat mengontrol dari komputer atau mesin. Contohnya adalah pengaturan traffic light, yang mempunyai waktu tunda tertentu antara merah, kuning, dan hijau. Pengaturan ini sebelumnya dibuat oleh operator dengan memasukkan bahasa pemrograman yang kemudian dapat beroperasi sesuai dengan keinginan operator. Sebagai media programmer dalam mengembangkan aplikasi Saat ini ada banyak layanan online yang membuat hidup orang lebih mudah. Kalian dapat menggunakan layanan, seperti taksi, motor online, atau belanja online di situs web atau mendistribusikan sumbangan secara online. Aplikasi ini dibuat oleh pemrogram menggunakan bahasa pemrograman. Sebagai media pengguna dalam mengoperasikan komputer Bahasa komputer pada dasarnya dimaksudkan sebagai media untuk mengoperasikan komputer atau mesin. Contoh penggunaan sehari-hari adalah penggunaan kasir di supermarket. Kasir cukup memasukkan kode tertentu sebagai bahasa pemrograman yang diterjemahkan dan diproses oleh mesin. 15+ Contoh Bahasa Pemrograman yang Perlu Anda Ketahui 15+ contoh bahasa pemrograman adalah sebagai berikut 1. JavaScript JavaScript adalah bahasa pemrograman yang dipakai untuk mengembangkan website dari segi klien client side. JavaScript merupakan salah satu bahasa tertua di dunia, karena sudah dikembangkan sejak tahun 1995. JavaScript memungkinkan programmer menambahkan fitur-fitur kompleks sehingga halaman website jadi lebih dinamis dan interaktif. Contohnya untuk membuat pop up notifikasi, pesan konfirmasi, bahkan games sederhana di halaman web. Bahkan, kemampuan JavaScript semakin meningkat berkat adanya sebuah runtime environment. Makanya, JavaScript kini tidak hanya dipakai untuk membangun website dinamis. Ia juga dimanfaatkan dalam pengembangan server, aplikasi mobile, animasi grafis, games, dan lain-lain. Kelebihan bahasa pemrograman JavaScript Membuat website jadi lebih dinamis, sekaligus menambah fitur-fitur baru di waktu loading halaman website dari untuk digunakan bersama bahasa bahasa pemrograman yang sangat mudah dipahami dan dipelajari mengembangkan sistem yang solid karena ekosistemnya yang luas dan fleksibel. Kekurangan bahasa pemrograman JavaScript JavaScript murni tidak bisa berjalan di luar JavaScript cenderung kurang aman dibanding bahasa pemrograman yang terlalu luas berpotensi membingungkan programmer pemula. 2. Python Python adalah bahasa pemrograman open source populer yang cukup mudah dipahami pemula. Sama seperti JavaScript, Python sudah ada sejak dekade 90-an, tepatnya di tahun 1991. Bahasa Python sering disebut sebagai bahasa multiguna karena bisa dipakai untuk berbagai jenis sistem. Namun, kebanyakan Python dipakai untuk membangun Machine Learning, Artificial Intelligence, Big Data, dan Robotika. Kelebihan bahasa pemrograman Python Perintah Python sangat mudah dipahami, dibaca, dan terintegrasi dengan bahasa pemrograman lain, seperti C, C++, dan mengeksekusi perintahnya baris demi baris sehingga programmer bisa menemukan error lebih Python bisa dijalankan di berbagai platform tanpa terkendala masalah kompatibilitas, istilahnya Write Once Run Anywhere. Kekurangan bahasa pemrograman Python Perintah Python diterjemahkan oleh Interpreter sehingga performanya tidak sebaik bahasa yang menggunakan juga membuat Python kurang cocok untuk membangun aplikasi mobile atau games. 3. SQL SQL adalah bahasa pemrograman yang berguna untuk mengakses, mengelola, dan memanipulasi data berbasis relasional. SQL ini pertama kali dikembangkan oleh IBM pada tahun 1974. Sebagai bahasa pemrograman khusus data, ia sangat berguna dalam mendefinisikan struktur data dan alirannya dalam suatu program. Tanpa SQL, data program tidak dapat diolah dengan maksimal. Oleh karena itu, SQL banyak dimanfaatkan untuk membangun sistem manajemen database DBMS untuk aplikasi dengan platform apapun. Kelebihan bahasa pemrograman SQL Performa pengolahan data yang sangat cepat, tidak sampai hitungan SQL paling mirip dengan bahasa manusia sehingga mudah yang terjamin karena sudah ada sejak dekade dengan berbagai platform dan bahasa pemrograman lain. Kekurangan bahasa pemrograman SQL Meski perintahnya mudah dipahami, interface SQL sendiri terbilang kompleks sehingga kurang ramah yang terbatas, hanya berguna untuk mengelola bisa berdiri sendiri, harus digunakan bersama bahasa pemrograman lain jika ingin membangun sebuah sistem utuh. 4. Java Java adalah bahasa pemrograman multiplatform dilengkapi performa stabil serta keamanan terjamin. Sama seperti JavaScript dan Python, Java juga tergolong veteran karena pertama kali diluncurkan tahun 1995. Mengingat keamanannya, Java banyak dipakai untuk membangun sistem informasi perbankan, retail, dan pemerintahan. Selain itu, Java banyak dimanfaatkan dalam pengembangan aplikasi mobile dan desktop. Kelebihan bahasa pemrograman Java Perintah Java cukup mudah dipahami, ditulis, dan diperbaiki ketika terjadi Java dapat dikonversi dan berjalan di berbagai akhir perintah Java adalah kode mesin murni sehingga lebih aman dari kemungkinan diintip menjalankan beberapa perintah berbeda di waktu yang bersamaan. Kekurangan bahasa pemrograman Java Perintah Java cenderung berbelit-belit, alias butuh beberapa baris kode untuk menulis satu perintah baris kode ini membuat program Java memakan banyak memori ketika tidak menyediakan fasilitas backup secara bawaan. 5. TypeScript TypeScript adalah bahasa pemrograman open source yang dibangun di atas JavaScript. Banyak yang bilang, bahasa yang baru dikenalkan tahun 2012 ini adalah superset dari JavaScript. Maksudnya, perintah JavaScript bisa digunakan di TypeScript, begitu pula sebaliknya. Meski begitu, TypeScript tetap membawa perubahan dan fitur-fitur baru. Misalnya aturan pengetikkan ketat dan saran pengetikan otomatis Autocomplete. Sebagai bahasa superset, apa yang dilakukan di JavaScript bisa juga dilakukan di TypeScript. Dengan kata lain, bisa dimanfaatkan untuk pengembangan website, front end, back end, dan aplikasi mobile. Kelebihan bahasa pemrograman TypeScript Meminimalisasi error saat coding karena aturan pengetikan yang digunakan di berbagai platform karena masih memanfaatkan ekosistem dipahami bagi kalian yang telah menguasai JavaScript digunakan bersama bahasa pemrograman lain. Kekurangan bahasa pemrograman TypeScript Baris kode cenderung membludak karena aturan penulisan yang yang tidak begitu besar karena belum sepopuler beberapa kasus membutuhkan Compiler sementara JavaScript sama sekali tidak. 6. C C dibaca C sharp adalah bahasa pemrograman modern yang berorientasi objek. Bahasa ini memanfaatkan layanan web berbasis XML dan berjalan di atas platform .NET milik Microsoft. C adalah bahasa untuk kebutuhan pengembangan umum. Namun, ia banyak digunakan untuk membangun aplikasi berbasis Web. Bahasa ini agak sulit dipelajari sehingga kurang cocok bagi kalian yang masih pemula. Kelebihan bahasa pemrograman C Bahasa C sangat kompatibel dengan ekosistem Windows karena memanfaatkan platform . C lebih modern dibandingkan C dan C++ sehingga lebih mudah dengan Java, C++ menyediakan fasilitas backup untuk mencegah kebocoran memori. Kekurangan bahasa pemrograman C Ketergantungan dengan platform .NET sehingga kurang fleksibel untuk platform C menggunakan kombinasi perintah bahasa lain, seperti C dan Java sehingga cenderung sulit untuk dipelajari. 7. C++ Bahasa pemrograman selanjutnya adalah bahasa C++. Bahasa yang tergolong tingkat menengah ini pertama kali dikembangkan tahun 1980 oleh ahli komputer bernama Bjarne Stroustrup. Bahasa perbaikan dari bahasa C ini punya fitur layaknya bahasa tingkat tinggi. Sebut saja pendekatan berorientasi objek, penanganan error, dan saran pengetikan Autocomplete. C++ paling cocok dipakai untuk membangun aplikasi berbasis desktop. Kelebihan bahasa pemrograman C++ Bahasa C++ mendukung struktur pemrograman yang ringkas dan beberapa kemampuan khas pemrograman berorientasi objek, seperti abstraksi, pewarisan, dan C++ mudah dipahami layaknya bahasa tingkat tinggi tapi bisa dipakai untuk membangun sistem kompleks seperti bahasa tingkat kompatibel dengan banyak platform dibandingkan bahasa C. Kekurangan bahasa pemrograman C++ Bahasa C++ masih kurang aman dibandingkan bahasa lain, seperti Python, apalagi mendukung fitur Garbage Collection penghapusan objek tanpa deklarasi perintah sehingga lebih boros dipakai membangun aplikasi berbasis web tapi proses debug-nya tidak semudah aplikasi desktop. 8. PHP Bahasa pemrograman PHP adalah salah satu bahasa pemrograman paling populer saat ini. Bahasa PHP juga tergolong veteran karena sudah dikembangkan sejak tahun 1994 oleh Rasmus Laird. Bahasa yang satu ini sangat kompatibel dan lazim digunakan bersama bahasa lain, seperti JavaScript, HTML, CSS, bahkan SQL. Nah, PHP paling sering dimanfaatkan untuk membangun website dan aplikasi berbasis web. Kelebihan bahasa pemrograman PHP Bahasa PHP sangat mudah dipelajari pemula dan perintahnya tergolong bisa ditingkatkan dengan memasang library, modul, dan framework PHP berjalan di berbagai sistem operasi, sebut saja Windows, Mac, Linux, atau dengan berbagai layanan Cloud, seperti Amazon Web Services. Kekurangan bahasa pemrograman PHP Belum teruji kemampuannya untuk membangun sistem selain yang berbasis tak begitu stabil ketika dipaksa mengelola aplikasi berskala dipasangkan dengan bahasa pemrograman lain agar hasil akhir sistem lebih optimal. 9. C Contoh bahasa pemrograman selanjutnya adalah bahasa C. Bahasa yang satu ini juga termasuk veteran karena sudah dikembangkan sejak tahun 1972 oleh Dennis M Ritchie dari perusahaan AT&T. Nah, bahasa C tergolong bahasa tingkat menengah yang menggabungkan kemudahan bahasa tingkat tinggi dan kemampuan bahasa tingkat rendah. Bahasa C banyak digunakan untuk membangun sistem operasi, teks editor, driver, dan compiler. Kelebihan bahasa pemrograman C Sebagai bahasa tingkat menengah, perintah C masih cukup mudah C dikenal punya kinerja yang cepat, efisien, dan diandalkan untuk membangun program dengan kalkulasi yang fitur alokasi memori dinamis sehingga performanya terbilang stabil. Kekurangan bahasa pemrograman C Metode penanganan error yang kurang baik sehingga agak sulit menemukan kesalahan pengetikan mendukung reusability sehingga programmer harus menulis kode yang sama secara berulang-ulang. 10. Go Go atau Golang adalah bahasa pemrograman open source yang diterjemahkan oleh Compiler. Bahasa ini mulai dikenalkan pada tahun 2009 oleh raksasa teknologi dunia, Google. Bahasa ini menggabungkan beberapa keunggulan dari bahasa lain, seperti kecepatan performa bahasa C dan kemudahan dari JavaScript dan Python. Bahasa Go banyak digunakan untuk membangun server dan aplikasi berskala besar. Kelebihan bahasa pemrograman Go Bahasa Go lumayan mudah dipahami dan dipelajari menyediakan tools bawaan untuk proses testing yang terbilang cepat karena menggunakan Compiler. Kekurangan bahasa pemrograman Go Belum mendukung metode penanganan error yang belum populer, jumlah komunitasnya juga belum yang masih perlu waktu untuk berkembang. 11. Kotlin Kotlin adalah bahasa multiplatform dan open source yang dikembangkan oleh perusahaan JetBrains pada tahun 2011 lalu. Meski multiplatform, Kotlin paling cocok dipakai untuk membangun aplikasi Android. Alasannya, Kotlin didukung secara resmi oleh Google sebagai bahasa pengantar untuk pengembangan Android. Kelebihan bahasa pemrograman Kotlin Perintah bahasa Kotlin cenderung ringkas sehingga bisa menghemat baris resmi Google untuk pengembangan fitur, peningkatan kinerja, dan pengamanan sistem secara program yang lebih aman dari kemungkinan error karena aturan coding yang mewajibkan deklarasi variabel di digunakan bersama Java untuk mengembangkan satu aplikasi yang sama. Kekurangan bahasa pemrograman Kotlin Kecepatan proses Compile yang cenderung tidak komunitas programmer Kotlin masih Kotlin dalam membangun aplikasi di platform selain Android masih belum teruji. 12. Ruby Ruby adalah contoh bahasa pemrograman open source yang menggunakan pendekatan berorientasi objek. Bahasa yang satu ini dikenalkan ke publik pada tahun 1993 lalu. Awalnya, Ruby hanya cocok digunakan untuk membangun aplikasi berbasis desktop. Namun sejak hadirnya framework bernama Ruby on Rails, ia kini bisa diandalkan untuk membangun website, baik dari sisi front end maupun back end. Kelebihan bahasa pemrograman Ruby Sebagai bahasa veteran, Ruby sangat kompatibel dengan berbagai tools berbasis GUI, seperti GTK dan fleksibel dan bisa diandalkan untuk membangun aplikasi berbasis desktop maupun Ruby cenderung simpel sehingga mampu meringkas baris kode yang dihasilkan. Kekurangan bahasa pemrograman Ruby Performa cenderung lambat dibanding bahasa pemrograman bahasa Ruby murni agak terbatas, hanya cocok untuk membangun aplikasi digunakan bersama framework Rails agar bisa mengembangkan aplikasi berbasis cocok untuk programmer pemula, karena mereka harus mempelajari Ruby dan Rails sekaligus. 13. Dart Masih ada lagi bahasa pemrograman di bawah naungan Google, yaitu bahasa Dart yang dirilis tahun 2011 Dart adalah bahasa resmi untuk menggunakan UI toolkit gratisan bernama Flutter. Kombinasi keduanya dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan aplikasi berbasis Android, iOS, dan web dengan perintah program yang sama. Kelebihan bahasa pemrograman Dart Perintah program menyerupai JavaScript sehingga mudah dipelajari bagi yang sudah menguasai yang cenderung lebih gesit dibandingkan dengan yang terbilang lengkap sehingga tidak menyulitkan programmer pemula. Kekurangan bahasa pemrograman Dart Harus dipasangkan dengan Flutter alias tidak bisa digunakan dengan tools belum begitu populer, berbanding lurus dengan komunitas yang dalam proses perkembangan sehingga dokumentasi yang ada saat ini bisa saja berubah lagi. 14. Swift Jika Kotlin adalah bahasa pengantar untuk Android maka Swift adalah bahasa pengantar untuk iOS. Bahasa ini dikembangkan secara eksklusif oleh Apple sejak tahun 2014 lalu. Mirip dengan Dart, Swift harus ditandemkan dengan sebuah UI toolkit bernama Xcode. Bedanya, Xcode ini berbayar dan hanya dapat diinstall di perangkat bikinan Apple. Makanya, bahasa pemrograman Swift khusus dipakai di perangkat Apple untuk mengembangkan aplikasi berbasis Apple juga, seperti iOS dan Mac OS. Kelebihan bahasa pemrograman Swift Dukungan resmi dari Apple untuk pengembangan mudah dipahami untuk programmer diklaim sangat cepat dibanding bahasa pemrograman lain. Kekurangan bahasa pemrograman Swift Harus dipasangkan dengan Xcode, tidak bisa berdiri memang open source, tapi Xcode itu sendiri berbayar sehingga menyulitkan sebagian mempunyai perangkat Apple untuk belajar pemrograman Swift. 15. R Bahasa yang dianggap sebagai gerbang ilmu data ini pertama kali dikembangkan oleh Ross Ihaka dan Robert Gentleman. Berbeda dengan bahasa pemrograman lain yang dipakai untuk membangun sistem, bahasa R lebih condong dimanfaatkan untuk pengolahan dan analisis data. Selain itu, R juga dapat diandalkan untuk kebutuhan statistik dan machine learning. Kelebihan bahasa pemrograman R Bahasa pemrograman yang paling tepat untuk kebutuhan analisis dan ilmu mengolah dan menampilkan berbagai visualisasi data sesuai dan interface yang ramah bagi programmer berjalan di berbagai platform, seperti Windows, Linux, dan Mac. Kekurangan bahasa pemrograman R Bahasa R masih belum mendukung pemodelan grafis tiga yang tidak secepat bahasa pemrograman lain. Okay, jadi bagi yang ingin terjun sebagai programmer nih, kalian bisa memilih satu bahasa pemrograman untuk dipelajari. Silakan memilih bahasa yang sesuai dengan minat dan tujuan pengembangan aplikasi kalian. Oia, dunia programming itu luas dan perkembangannya terbilang cepat. Makanya, kalian harus selalu mengikuti tren terkini di dunia programming, ya. Nah, bagi kalian yang ingin membuat website khususnya bagi pemula, santuy, Jetorbit punya ebook spesial untuk kalian. Kalian bisa download ebook Panduan Mengenal Website untuk Pemula dengan GRATIS! Kami juga menyediakan jasa VPS. Have a nice day 🙂 Tutorial dan Informasi Teknologi - Jetorbit BlogArtikelBahasa Pemrograman Pengertian, Jenis, dan ContohnyaInformasi mengenai teknologi dan panduan menggunakan hosting, website dan domainApa sebenarnya bahasa pemrograman itu? Okay, kali ini kami akan menjelaskan di artikel Bahasa Pemrograman Pengertian, Jenis, dan ContohnyaAuthor NameSilvia Publisher NameJetorbit Publisher Logo